Golongan Masyarakat berdasarkan Waktu dan Uang yang Dimiliki

this!Banyak sekali tokoh sosiologi dan cendekiawan lain yang menggolongkan masyarakat berdasarkan kepribadian dan indikator lainnya. Kali ini saya akan mencoba membuat penggolongan masyarakat berdasarkan kepemilikan waktu dan uang.
Ini hanya pengelompokan masyarakat ala saya sendiri, berdasarkan pandangan saya sendiri. Kalau ada kesalahan, mohon dimaklumi, karena saya bukan cendekiawan pintar… hehee
 
1. Golongan punya waktu tetapi tidak punya uang.
Mau jadi golongan ini? Gampang kok. Nggak usah kerja apapun. Hehe.. Golongan ini yang paling merepotkan dan menyusahkan pemerintah, dan biasa disebut dengan pengangguran. Golongan pertama ini selalu mengklaim bahwa mencari pekerjaan itu susah. Namun pada dasarnya, golongan ini hanyalah golongan orang-orang malas yang memang tidak mau kerja. Waktu yg mereka miliki hanya untuk makan, tidur, makan, tidur, dan makan lagi (kalau mereka masih punya uang, hihii)

2. Golongan punya uang tetapi tidak punya waktu.
Kebalikan dari golongan pertama, golongan kedua ini dapat dikatakan yang paling berduit dan paling pekerja keras. Yap, golongan ini diisi oleh para pengusaha besar nan sibuk. Jika pasangan Anda berasal dari golongan ini, dijamin hidup akan berkecukupan. Tapi sayang, waktu yg tersisa selain untuk bisnis sangat sedikit. Perhatikan saja para CEO ataupun pemegang saham di perusahaan besar. Mereka kaya raya, rumah dimana2, tapi untuk ‘bertamu’ 5 menit saja harus mengatur jadwal jauh hari sebelumnya.
 
3. Golongan tidak punya uang dan tidak punya waktu.
Mayoritas penduduk Indonesia masuk golongan yang cukup kasihan ini. Golongan ini adalah yang paling apes karena sama sekali tidak punya waktu menikmati hidup. Siapakah mereka? Mereka adalah..Jeng..jeng… Karyawan! Golongan ini memang lebih ‘punya’ daripada golongan 1. Tapi uang yg mereka punyai tidak cukup untuk menikmati hidup, paling-paling hanya cukup untuk bertahan hidup saja. Waktu yang mereka miliki selain untuk bekerja juga minim. Golongan ini adalah golongan paling tangguh dan pekerja keras, karena berangkat pagi pulang malam, macet dijalanan, kehujanan, kepanasan, namun tetap setia pada gaji kecil mereka.
Masih mau jadi karyawan yang ‘nggak punya apa-apa’? Kalau saya sih ogah. Haha

4. Golongan yang punya uang dan punya waktu.
Golongan ini adalah yang paling bahagia, sekaligus yang paling sedikit jumlahnya. Anggota dari golongan ini bukan orang-orang yg bekerja keras, tetapi bekerja cerdas. Contohnya adalah pebisnis Oriflame di grup dBC Network. Mereka bekerja seperti tidak bekerja. Hanya duduk manis di depan laptop di rumah kapanpun yang mereka mau, uang dengan sendirinya mengalir ke rekening. Sambil jaga anak, sambil masak, sambil nungguin anak pulang sekolah pun bisnis mereka tetap lancar. Golongan ini yang paling menjadi dambaan semua orang, namun hanya segelintir yang mau mewujudkannya *Dont ask me why*

Menjadi bagian dari golongan keempat, mempunyai kebebasan finansial dan waktu bukan hanya mimpi lagi selama teman2 semua mau mewujudkannya.Kalau teman2 ingin menjadi bagian dari golongan ke empat, bisa menghubungi aku
Novita Eka
call/SMS 08983545313
PIN 7C9F800C
Email novita.eka.r@gmail.com
Facebook http://facebook.com/novita.ekaa

Jadi, teman-teman masuk golongan mana?
Golongan manapun teman2 saat ini dan esok hari, adalah pilihan teman2 sendiri.
Semoga memilih pilihan yang tepat yaaa….. 😉

Advertisements

One thought on “Golongan Masyarakat berdasarkan Waktu dan Uang yang Dimiliki

  1. masih belum tau golongan mana. yang ingin dilakuin di hidup, kerja, punya uang yang bikin kita bersyukur dan nggak melupakan keluarga

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s