Doa dalam Sujudku

Hari ini, semakin mendekat dengan Ujian Nasional. Semakin mendekat pula aku dengan Dia yang menciptakanku. Semakin mendekat semakin aku merasa tak tahu diri. Aku berdoa tidak dari dulu, tetapi baru-baru ini. Aku berdoa tidak dengan tulus, tapi dengan suatu permintaan. Manusia memang bukan orang yang tanpa pamrih, termasuk aku. Bahkan terhadap Tuhanku sendiri.

Namun, Allah akan senang kan jika aku meminta padaNya?

Ya, paling tidak aku bisa menyenangkan Dia Yang Menciptakan.

Hampir di setiap sujudku aku meminta, berharap Allah berbaik hati mengabulkan setiap doaku. Meskipun terkadang aku tak yakin apakah aku berdoa atau menyuruh Tuhan…

Kira-kira begini doaku:

Yaa Allah, maafkanlah aku. Aku terlalu terobsesi dengan nilai. Aku telah dibutakan dengan angka-angka. Bertahun-tahun aku terkurung dalam obsesi.

Yaa Allah, maafkanlah aku. Aku melupakan tujuanku di sini, di sekolah ini. Aku lupa akan tujuanku mencari ilmu. Aku telah berusaha, Yaa Allah, namun aku berusaha untuk mendapatkan nilai, bukan untuk mendapatkan ilmu.

Yaa Allah, Engkau tahu setiap malam aku untuk mendapat nilai baik, sekedar untuk lulus UN, sekedar untuk lolos SNMPTN. Aku tidak berdoa untuk kepahaman ilmuMu.

Ampuni aku, Yaa Allah…

Aku terlalu sombong ketika mendapatkan nilai baik. Aku angkuh, aku puas ketika temanku remidi. Aku tidak menunaikan kewajibanku sebagai seorang teman untuk membuatnya menjadi lebih baik. Aku telah lupa kebersamaan itu apa.

Ampuni aku, Yaa Allah…

Ampuni aku, Yaa Allah…

Yaa Allah, perkenankanlah aku memperbaiki kesalahan yang telah aku buat. Perkenankanlah aku menuntut ilmuMu dengan ketulusan di jenjang yang lebih tinggi.

Yaa Allah, janganlah Engkau didik aku di jalan yang lunak, didiklah aku di jalan keras dan berbatu. Aku ingin menjadi seseorang yang kuat dan tegar, bukan manusia yang lemah, yang manja, yang meminta-minta.

Yaa Allah, izinkanlah aku memberikan yang terbaik. Izinkanlah aku melihat orang tuaku bahagia, izinkanlah aku membawa nama baik sekolahku dan tanah airku suatu saat nanti.

Yaa Allah, sesungguhnya aku hanya mengetahui apa aku inginkan, sedangkan Engkau mengetahui apa yang aku butuhkan. Maka berikanlah yang terbaik bagiku jika itu memang yang terbaik, baik untuk di dunia dan baik untuk masa depan akhiratku.

Yaa Allah, jika suatu saat nanti aku mendapat keberhasilan, hindarkanlah aku dari kesombongan. Jika suatu saat nanti aku mendapat kekecewaan, berikanlah aku kelapangan hati.

Sungguh hanya kepadaMu lah aku meminta pertolongan, dan hanya kepadaMu lah aku kembali.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s