Day by Day in OSN 2013

BTZycpOCAAErEWx

Sebenarnya bingung mau apa untuk mencoba laptop yang baru sembuh.. menulis pengalaman OSN saja ya, hehe..

Day 1 (September 2nd, 2013)
Tidak sesuatu yang spesial hari ini, hanya kedatangan peserta dari berbagai daerah. Aku satu kamar dengan Icha Dua dari Kalsel, duhh bosen ketemu dia terus *ampun cha*
Day 2 (September 3rd, 2013)
Pembukaan di Sabuga ITB. Koordinasi di Puri Khatulistiwa benar-benar kacauu. Dari jadwal semula sampai di ITB jam 11, malah jam 11 baru berangkat. Kenapa? Karena bis’nya belum datang dan denger-denger kalau baru mau dicarikan. Pasti ini ada miscom antar panitia.. Bisnya sudah datang, ya walaupun bukan yang berAC, tapi lumayan daripada tidak sama sekali. Seperti anak ekonomi yang sama sekali tidak berangkat, karena harus mengejar waktu untuk simulasi trading saham. Kasian yaaa…
Sesampainya disana, setengah acara sudah berlalu. Berubtung sekali melewatkan serangkaian acara basa-basi, tapi masih bisa melihat hiburan. Haha… hiburannya diisi teatrikal dan tarian tradisional dari seluruh Indonesia yang dibawakan siswa siswi SMK 10 Bandung. Cuma satu kata yang bisa aku ucapkan, KEREN! Aku merasa super kaya punya Indonesia!
Pembukaan ditutup dengan penmpilan RINI IDOL. Aku tidak terlalu excited sih, jadi biasa aja.
Setelah pembukaan langsung ke ITB-Jatinangor untuk briefing. Mulai dari perkenalan dewan juri, pengenalan teleskop, sampai orientasi arah. Saat diberi kesempatan 3 menit untuk ‘main-main’ dengan teleskop, aku cukup payah. Aku nggak bisa dapat bayangan ujung penangkal petir yang harusnya nggak terlalu susah. Jangankan itu, fokus ke genteng saja aku gak dapat. Benar-benar kacau :/
Briefing selesai. Kembali ke Puri Khatulistiwa. Review-review sama hitung-hitungan kecil dikamar, agar besok tinggal jawab *hanya prediksi* Malamnya latihan stargazing..
Day 3, September 4th, 2013
Hari ini mungkin yang paling melelahkan.
Jam setengah 9 pagi berangkat ke ITB-Jatinangor. Peneropongan matahari dimulai sekitar jam 10 lebih. Untuk mengisi waktu antri, biar nggak bosan, peserta disuruh membuat rasi bintang yang mencerminkan budaya bangsa. Gambarnya lucu-lucu, kebanyakan menggambar Garuda, Elang, alat musik, rumah adat, dll.. Tapi beberapa peserta benar-benar out of the box, bahkan ada yang menggambar Pocong *Indonesia banget deh pokoknya*. Karena imajinasiku yang super payahh, gambaranku hancur banget..
Tiba giliranku. Tugasnya mengarahkan teleskop tanpa finder ke matahari. Sudah terduga sih sebelumnya, karena jadwal observasi siang hari dan saat briefing dan latihan singkat kemarin sama sekali tidak disinggung tentang finder (hanya bilang kalau finder itu salah satu bagian dari teleskop aja, udah).
Tantangan pertama ini cukup sukses. 10 menit menurutku cukup lama untuk sekedar mengarahkan dan memfokuskan. Tahun 2005 saja hanya diberi waktu 4 atau 5 menit. Separuh waktunya aku pakai untuk mencari bintik matahari yang sebenarnya dengan melihat pergerakannya. Bintiknya kelihatan, tapi kecil, hampir sama dengan banyangan debu/gores di lensanya. Awalnya aku pikir nanti ditanya-tanya dewan juri, menunjukkan meridian, ekuator, atau apalah itu.. Tapi ternyata tidak.
Jam 1 siang kembali ke hotel. Jam 4 balik ke Itb, makan malam dimajukan jadi makan sore.
Tepat setelah isya’, kita keluar untuk membiasakan mata terhadap gelap. Agak susah karena lampu sekitar masih menyala, ditambah lampu-lampu Bandung yang terang. Langitpun belum terbuka, atau mendung.
Tapi mau tidak mau, harus tetap dilanjutkan tesnya, kalau terlalu lama ditunda, pengdatnya terlalu malam nanti. Disuruh menggambar sketsa langit selatan dan rasinya. Duh, ini aku blank tiba-tiba. Gambarku besar banget, per rasi pula, bukan sketsa langit selatan sesuai perintahnya. Yang paling parah adalah aku gambar Scorpio, dan dibawahnya ada Orion. Kelihatan banget kan kalau aku ngarang! Nyesel banget kemarin aku nggak serius hafalin rasi 😦
Done.. lumayan menjatuhkan moodku.
Setelah selesai, langsung masuk dan mengerjakan analisis data. Dibagikan poster supernova, gambarnya bagus, warna warni. Tapi setelah dilihat soalnya, nyaliku langsung ciuuttt… 15 menit baca soal masih belum paham apa maksudnya. Jadi deh asal jawab, seadanya aja.
Di sela-sela kepayahan mengolah data, satu persatu dipanggil untuk simulasi langit. Cukup sukses sih, walaupun tetap tidak yakin. Melanjutkan pengolahan data lagi, dari awal sampai akhir masih no sense sama soal. Mood dan nyaliku udah gak tau lagi dimana.
Baru pulang dari pengdat sekitar setengah 12 malam. Arggh! Rasanya pengen nangis karena dihancurkan pengdat! *melankolis banget ya?* hanya bisa berdoa semoga moodku kembali bagus besok.
Day 4, September 5th, 2013
Pagi-pagi telpon ortu untuk mencari semangat. Tapi tetap saja sisa-sisa down kemarin masih ada.
Berangkat ke ITB sekitar jam 10. 2 jam pertama digunakan untuk simulasi, perkenalan sistem, cara upload, pakai rumus, dsb. Tidak boleh membawa kalkulator dari luar, hanya boleh pakai excel dan kalkulator Windows.
Ronde teori mulai. Soalnya sendiri sih cukup mudah, banyak soal OSP dan soal-soal tahun lalu yang dikeluarkan. Cukup sukses.. Pilgannya banyak yang asal jawab, nggak keburu kalau harus menghitung,. 1 jam untuk 20 nomor itu sama sekali tidak cukup, apalagi dengan kalkulator PC yang njelimet. Essainya sama. Rancangan di kertas buram 5 menit jadi, tapi ketika dipindah di PC butuh setengah jam lebih. Mungkin karena aku nggak terbiasa buat rumus di Word..
Selesai sudah. Setelah sempat optimis, eh aku ragu lagi. Karena soalnya mudah, semuanya bisa mengerjakan. Peluang medali lebih kecil.
Day 5, September 6th, 2013
Lupakan pengolahan data, lupakan observasi, lupakan rasi bintang, lupakan ronde teori, lupakan rumus yang ada! Lupakan kemungkinan medali atau gagal medali. Lupakan semuanya.. Hari ini kita senang-senang!!
TRANS STUDIO BANDUNG!!
Tidak perlu diceritakan kan?
Hanya info saja kalau roller coasternya dalam perawatan 😦
Sore harinya, nilai tes teori sudah bisa dilihat di internet. Aku tidak salah baca kan? Aku di peringkat 18. Nggak nyangka sama sekali. Lagi-lagi aku ragu.. kalau bobot teori 70% lebih, aku yakin dapat medali, walaupun perunggu. Tapi teori hanya 50%, masih ada pengolahan data dan observasi yang kedua-duanya aku kacauu. Aku hanya yakin observasi matahari saja, yang lainnya BIG FAIL. Sedangkan yang lainnya sepertinya lebih sukses di pengdat dan observasi. Rangking bisa saja turun tiba-tiba atau naik mendadak.
Hanya bisa berdoa. Tidak tau harus optimis atau pesimis.
Day 6, September 7th 2013.
Penutupan di SABUGA lagi.
Harus pakai seragam kontingen. Entah gimana caranya, batik ini seperti daster atau jas lab batik, atau apalah. Modelnya sih bagus, tapi kebesaran! Dapat ukuran L lagi, u.u .. Jatim berpencar, padahal yang lainnya kompak duduk mengelonmpok di tribun tertentu. Tapi ya sudahlah, yang penting bisa duduk.
Pengumuman dimulai…
Sudah saatnya perunggu Astronomi. Ternyata, ada 16 perunggu Astro karena ada nilai yang sama. Aku benar-benar berharap namaku disebutkan, karena aku hanya yakin disini saja. Down sekali lagi, karena ada teman yang teorinya bagus (di wilayah perak atas), terjun bebas ke perunggu. Gimana aku yang dibawah? Tanganku sudah dingin. Kurang 2 perunggu yang belum disebut. Dan BINGO! Namaku tidak ada.
Sudah cukup, aku tidak mau berharap terlalu banyak lagi. Hanya meyakinkan diri bahwa apapun hasilnya nanti, itulah yang terbaik yang diberikan Allah untukku.
Sudah beralih ke perak. Satu persatu disebutkan Perak Biologi, Ekonomi, dan Astronomi…
Aku menyibukkan diri di internet, bukan apa-apa, hanya browsing berita untuk menghilangkan tegang otot (?) Berdoa pasrah: “Ya Allah, jika aku mendapat keberhasilah hindarkan aku dari kesombongan. Namun jika aku mendapat kegagalan, berilah aku kelapangan hati. Aku hanya tau apa yang aku inginkan, tetapi Allah tau apa yang aku butuhkan. Maka berilah aku yang terbaik”
Tanpa diduga, namaku disebut! Subhanallah… Alhamdulillah… Aku benar-benarshock, karena aku merasa usahaku tidak maksimal.
Total Astronomi Jatim dari 6 peserta, 1 Perak dan 3 Perunggu. Total Jatim yang lain nggak tau, nggak merhatiin. Hehe…
Akhir penutupan. PROJECT POP! Langsung turun di depan stage, mumpung sepi karena yang lain keluar untuk foto. Well, sekontingen menggila. Melupakan segalanya, kegalauan, dalam beberapa waktu. Jarang-jarang kan ketemu PP sedekat ini dan gratisss.. haha
Akhir-akhirnya, nggak ada foto sekontingen karena nggak mau antri background. Pfftt, iya nanti juga ketemu lagi saat pelatnas, tapi sensasinya bedaaa…
999749_4884051439167_1647195520_n
Sabuga, ITB. 7 September 2013.
Last Day (Day 7), September 8th, 2013
Semuanya sudah berakhir kan? Hiruk pikuk OSN, persiapan yang lama, mental yang naik turun, sensasi terguncang, teman-teman baru.. Semua berakhir kan? Selesai disini…
Kembali pulang dan ucapkan selamat datang kembali pada TUGAS, ULANGAN, REMIDI!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s