This is funny, isn’t it?

Dingin..

Itu yang kurakan ketika aku menyadari jiaka kakiku tidak lagi tertutup selimut seluruhnya. Cahaya menyilaukan menyusup dari tirai berwarna kebiruan membuat mataku mengerjap. Perlahan aku membuka mataku. Menyadari bahwa aku sudah kembali ke alam sadarku, bukan terkurung dalam memori-memori mimpi semalam.

Aku menatap keluar jendela flatku. Dunia serasa jauh lebih luas dari biasanya. Hal ini membuatku mengingat akan teori relativitas, bahwa waktu itu relatif. Tapi apakah teori ini juga berlaku untuk ruang? Aku juga tidak tahu karena aku lebih bergairah dengan hukum daripada ilmu dengan rumus dan angka yang banyaknya tak terhitung itu.

Aku berbalik menatap ruang yang ada dibalikku yang dibatasi dinding-dinding berwarna peach. Nyaris kosong, tak ada barang-barang yang tergeletak disana. Kecuali ranjang ukuran standar dengan selimut berornamen abstrak yang tidak kumengerti dan tentu saja ada almari dari batang pohon ek. Kembali menatap bentangan didepan.

Aku mengulum senyum tipis. Benarkah aku akan meninggalkan kmar yang sudah kuhuni 4 tahu ini. Meninggalkan impianku menjadi seorang jaksa yang susah payah kubangun. Dan melupakan memori yang tersusun selama ini. Tidak, maksudku bukan melupakan. Tetapi menghentikan susunam memori itu cukup sampai disini.

“Sorry,Sir. Can we go now?”

Aku terperanjat. Ya, aku sadar. Aku tidak mungkin menyalahi jalanku. Aku tau mereka telah menemukan yang terbaik untukku.

“yes. 15 minutes,please.”

“With a pleasure,Sir.”

Aku melanjutkan aktivitasku memandangi flat didepan kamarku. Terlihat seorang wanita dengan pakaian casual sedang melambai padaku. Penuh senyuman. Dan… cantik. Aku membalasnya tanpa meninggalkan ‘killer smile’ku. Tapi dia segera masuk kedalam.

Aku merasakan senyumanku mengendur. Great! Pintu balkonnya tertutup. Sama sekali tak ada tanda-tanda jika pernah dibuka oleh seseorang. Lantas dengan siapa aku melambaikan tanganku tadi? Menyadari bahwa ini hanya halusinasiku saja. hanya halusinasi.

Kali ini aku sengaja melambaikan tanganku lagi. Seakan memberi tanda perpisahan padanya. Aku tertawa kecil. Bodoh, bahkan ia pergi saja tanpa mengucapkan selamat tinggal. Apa perlu aku melakukan hal itu? Aku berbalik dan berjalan menuju pintu.

Inilah.. semua yang ada disini berakhir. Dan akan ada yang terjadi didepan. Aku yakin..

——–

Aku melangkahkan kakiku ke sebuah restoran mewah di Perancis. Aku memang mencari Ayahku yang entah kenapa langsung menyuruhku kemari setelah pesawat mendarat. Arsitekturnya yang tak jauh dari Gothic dg warna silver dan peach memberi kesan ‘wah’ yang tak bisa ditemui dinegara manapun. Tempat ini benar-benar membuktikan bahwa kami berasal dari kalangan konglomerat.

Itu dia! Aku melambaikan tanganku dan dia juga melakukan hal yg sama. Ia duduk dengan 3 orang lain. Salah satunya ibuku,dan yang lainnya.. Entahlah,mungkin rekan kerja mereka.

“Whoops! Sorry,Miss.” kataku spontan ketika seorang perempuan menabrakku tanpa sengaja. Ia mengenakan gaun biru muda dg rambut digerai. Kesan pertama yang cukup anggun.

Ia mendongak. Aku benar tak bisa berkata apapun lagi kali ini. Ini benar2 tak terduga! Ia tersenyum kemudian menoleh pada meja dimana orang tuaku sedang memandangku dengan senyum yg tak bisa kuartikan. Dan ia berbalik lagi kearahku. Ia tertawa.

“Hai,kita bertemu lagi. Ini lucu,bukan?”

aku tak bisa membalasnya. Aku sangat shock saat ini. Di

a yg aku rindukan dan aku tangisi ketika pergi dari apartment didepanku,sekarang berada didepanku. Ia yg begitu manis kini benar2 bisa aku raih..

“Aku tidak tau apa ini kebetulan atau keajaiban. Yang jelas aku sangat beruntung,”ucapku.

Aku menggandengnya ke meja orang tuaku. “Kapan tanggal pernikahan kita?”godaku. Tapi ia menginjak kakiku. Membuatku meringis kesakitan.

“Baiklah..baiklah.. Kapan tanggal pertunangan kita?”

“Tanya saja pada orangtua’mu.”jawabnya singkat. Tapi kemudian kami tertawa..

 

-END-

Advertisements

One thought on “This is funny, isn’t it?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s